[the_ad_group id=”54″]

 

Sahabat Sejatiku

Hilangkah Dari Ingatanmu

Di Hari Kita Saling Berbagi

Dengan Kotak Sejuta Mimpi

Aku Datang Menghampirimu

Kuperlihat Semua Hartaku

Lagu Sheila on 7 selalu mengingatkanku akan masa kecil. Ah, masa yang lucu namun sering membuatku malu. Masa yang membuatku ingin kembali ke masa lalu dan tenang menjalani kehidupan sebagai seorang anak kecil. Teringat di pikiranku, ketika SD yang membuatku pusing hanyalah ulangan dan PR. Bermain, jahil, dan bercanda bersama teman adalah keseharianku. Sungguh masa kecil di SD yang indah.

Aku merindukan masa SD ku.

Yg teringat dalam bayangku ketika menonton film Crows Zero. Kita mirip seperti suzuran, sayangnya ketika itu kita hanyalah anak SD yang terlalu banyak gaya. Konyol tapi merindukan.

Ingatkah kalian teman? Ketika SD kita rebut dengan teman sekelas, antar geng, pentolan siapa paling hebat? Dulu kita merasa paling keren, paling hebat, paling berani. Padahal kita semua takut sama rotan dari ibu kita di rumah. Oh emak, anakmu jagoan di sekolah, tetapi menjadi “kucing penurut” di rumah.

Dulu kita saling berlomba, geng siapa yang paling hebat? Kita mencari pentolan yang kuat untuk menjadi ketua geng. Hah, siapa berani lawan geng kami? Tidak tau kalian ketua geng kami bisa mecahin batako pakai satu jari?

Dalam mimpi.

Ribut di kelas adalah hal yang biasa. Kita mempertunjukkan geng siapa paling hebat. Ejek sana sini lalu tertawa. Kita tak perlu pakai barang mewah untuk menjadi teman satu geng. Solidaritas dan kekompakkan adalah hal yang utama.

Baca Juga :

Kalian ingat? Kalau salah satu diganggu, satu geng langsung maju. Bergerombol bagai kawanan sapi, grasak grusuk mencari lawan. Hei, siapa yang ganggu teman kami? Sini kalau berani!

Hahaha, padahal jika dipikir sampai sekarang, dalam lubuk hati paling dalam kita pasti takut apabila tersangkut masalah, namun karena bersama satu geng kita menjadi berani. Hal-hal bodoh yang kita lakukan ketika SD adalah kenangan manis yang tidak pernah akan pudar. Dengan baju merah putih, sepatu hitam, kita berjalan bersama sebagai satu geng, dan menjaga satu sama lain.

Ah, indahnya masa kebodohan dan keluguan anak SD kala itu.

[the_ad_group id=”54″]