[the_ad_group id=”54″]

 

Ku tatap foto-foto lamaku, mencoba untuk merangkai kenangan yang mungkin masih tersisa di foto itu. Apa kabar aku yang dulu? Sebelumnya aku ingin berterima kasih kepada diriku yang dulu atas kuatnya bertahan dan tetap semangat walaupun diterpa begitu banyak kegelapan dan kepenatan hidup.

Sebelumnya, aku tegaskan padamu bahwa aku memang telah berubah. Ya, aku telah berubah. Aku bukan lagi orang yang kamu kenal. Beberapa pengalaman hidup  telah menempa aku menjadi aku seperti ini. Apa yang telah aku lewati dan aku jalani telah membuka pikiranku bahwa aku bukanlah ‘orang’ yang sama seperti dahulu.

Salah satu pengalaman yang membuat aku menjadi seperti ini adalah karena kamu. Ya, ketika kamu tidak memedulikanku, aku nelangsa tak menentu. Aku bingung mengapa kamu begitu tidak memedulikanku. Aku berubah menjadi pribadi yang tertutup dan dingin. Aku menjauhi kegiatan-kegiatan yang begitu ramai. Aku ingin sendiri. Aku hanya ingin bersama pikiranku saja. Tanpa memikirkan sikapmu dan orang-orang sekitarku lagi. Aku begitu gundah kala itu. Perasaanku kepadamu tidak dapat dilukiskan dengan kata-kata, sebab dari itu mungkin memang semua menjadi begini, kita terpisah oleh sifat dan sikap.

Lalu, dengan berubahnya aku, apakah aku baik-baik saja?

Tentu, aku akan mencoba menata hidup kembali. Memulai mencari duniaku kembali, menyelami kembali hobiku, menunjang pendidikan dan karirku, tanpa kamu di sisiku. Ya, tanpa kamu. Kamu yang tidak pernah memedulikanku.

Aku telah berubah. Jika kamu tidak suka, ya boleh saja. Itu hakmu jika perubahan ini bukanlah kriteriamu. Akan tetapi, setelah perubahan yang telah kualami, aku merasa kembali menemukan diriku.  Aku tidak mau meminta maaf atas perubahan diriku. Aku menjadi aku. Aku begitu bahagia.

Untuk kamu dan semua yang merasa berubah di hidup kalian. Tidak apa-apa, jangan merasa bersalah. Perubahan itu pasti dan nikmatilah. Dengan perubahan itu kamu dapat menjadi lebih memahami jalan kehidupan. Apabila sesuatu tidak berjalan seperti yang kita inginkan, jadilah dirimu sendiri. Mengapa? Karena dirimu sendiri adalah orang yang paling hebat di hidupmu.

[the_ad_group id=”54″]