Dari Saya Untuk Ibu dan Ayah!!!

“Ribuan kilo jalan yang kau tempuh….lewati rintang untuk aku anakmu”
“Ibuku sayang masih terus berjalan, walau tapak kaki penuh darah penuh nanah”
“Seperti udara kasih yang engkau berikan”
“Tak sanggup ku membalas…Ibu….”

Iwan Fals- Ibu

Itu adalah lagu sederhana namun penuh makna. Di dunia ini kita semua mempunyai ibu. Tiada satupun manusia yang tidak memiliki ibu. Dari kecil hingga dewasa kita selalu mendengar kasih ibu sepanjang masa, memang benarlah adanya. Kasih ibu adalah anugerah terindah dari Tuhan yang tidak akan bisa kita balas selamanya. Aku selalu berharap di kehidupan ini bahwa ibuku selalu sehat, senyum tidak pernah lepas, dan selalu menebarkan kasih sayang di keluarga kami.

Begitupun Ayah, bagiku ayah adalah sumber cahaya kami. Ia selalu menerangi kami dengan kasih sayangnya, kebijaksanaannya, dan tidak pernah sekalipun lelah terlihat di wajahnya. Ayah adalah semangatku sebagai contoh dalam kehidupan. Aku berharap bisa selalu setegar ayah. Sebuah cahaya hangat yang selalu menemani kami, menguatkan bahu kami, saling mengingatkan bahwa manusia harus tegar dengan segala tantangan dan cobaan hidup.

20 tahun bukanlah waktu yang sebentar. Ibu dan ayah begitu sabar dan tidak pernah menyerah dalam mendidikku. Semua kesalahanku, kenakalanku, bahkan ketika aku tidak patuh pun mereka tetap memaafkaanku. Terkadang, aku ingin sujud syukur yang dalam atas kebaikan orang tuaku ini.

Kita satu keluarga adalah rumah kecil yang indah. Kita saling mengisi satu sama lain. Ibu dan ayah, aku berjanji akan selalu belajar untuk menjadi anak yang baik dan berbakti. Di kehidupan ini dan selanjutnya, aku berdoa agar kita bisa diberikan kesehatan selalu.

Jutaan lagu, puisi, dan cerita tentang hebatnya orang tua tidak pernah bisa menggambarkan bagaimana ketulusan dan cinta mereka. Semoga Tuhan selalu memberi kebaikan dan kasih sayang kepada orang tua kita semua. Terima kasih atas 20 tahunnya dan semoga kita selalu berbahagia di tahun-tahun selanjutnya.