Halo, selamat datang kembali ke kehidupanku

Aku baik-baik saja, setelah kita berakhir aku mencoba untuk menata kembali kehidupanku. Aku mencoba untuk melupakanmu dan kembali merajut hidup dengan cerita baru. Aku pernah berpikir bahwa kita bisa memperbaiki kisah ini, mencoba untuk saling mengerti dan menerima satu sama lain. Sayangnya, harapan itu telah pupus.

Beberapa kali aku bersabar, hingga kamu pergi bersama temanku sendiri. Bagaimana rasanya? Oh, tentu saja hancur. Entahlah, aku tidak tau apa yang aku rasakan. Semua yang aku rasakan rasanya buyar. Impianku tentang kamu, kita, dan kebersamaan yang telah kita lalui seakan sirna. Aku telah menghapusmu.

Lalu kini, kamu datang kembali. Apa yang kamu harapkan?
Aku tidak tau apa alasan sebenarnya kamu kembali. Setelah berkali kali kita gagal dan hanya menyisakan luka. Apakah bagimu aku hanya seseorang yang pantas disakiti? Apakah aku memang berhak menerima semua perlakuanmu itu?

Aku berjanji, jika nanti kamu kembali lagi, semua kenangan kita sudah mati
Janji, kenangan, dan harapan kebersamaan sudah aku musnahkan
Aku bukan tempatmu menaruh luka
Memang benar kita pernah bahagia bersama, namun bukan tandanya kamu bisa pergi dan datang sesukanya
Maaf, aku tidak bisa menerimamu kembali
Sejuta maaf pun yang kamu keluarkan tetap saja hati ini sudah beku mengingat perlakuanmu kepadaku

Sekali lagi, maaf. Biarlah kita hanya menjadi cerita lama saja. Biarlah aku menjalani hidup tanpamu dan cobalah untuk membangun  cerita hidupmu sendiri.
Maaf, mungkin memang kita pernah menuai cinta kasih, tapi itu dulu. Sekarang, biarlah kita berjalan menjemput takdir masing-masing