[the_ad_group id=”54″]

 

Kita pernah sedekat nadi, terasa dekat dan hangat

Berbagi lelucon bersama hingga rahang terasa pegal
Satu jiwa dalam tubuh yang berbeda
Hingga kamu memilih teman barumu

Kita pernah berjuang bersama. Sebagai teman kita saling membantu, aku dan kamu adalah satu. Kamu kesulitan, aku akan membantu mencari jalan keluar. Aku menangis, kamu menyediakan pundak untuk bersandar. Bagai anak kecil yang sangat bahagia dengan mainan barunya. Aku begitu bahagia mempunyaimu di hidupku, semua masalah yang ada di hidupku terasa dibagi dua bersamamu. Dan ketika senang pun kita selalu tertawa riang bersama. Aku menganggap kamu adalah diriku yang lain dalam bentuk berbeda. Kita bagai dua sahabat yang ku kira tidak pernah bisa dipisah.

Lalu, kamu pergi.

Aku tidak tau apa salahku. Dari semua yang ku tau kamu meninggalkanku begitu saja bagai piring di restoran yang selesai kamu gunakan. Aku tidak mengenal kamu lagi. Apakah yang sudah ku lakukan hingga kamu meninggalkanku, sahabatku?

Aku lihat postinganmu bersama teman barumu. Aku ingat bagaimana senyumanmu di foto itu karena kamu juga pernah tersenyum seperti itu ketika bersamaku. Sakit hatiku ini kutuangkan dengan menulis pesan terhadap teman barumu itu, sahabatku.

Teruntuk teman barumu:
Aku harap kamu tidak menyakiti sahabatku. Walaupun mungkin sekarang dia tidak menganggapku sahabat lagi. Aku rela
Semoga kamu bisa mengingatkan dia untuk selalu belajar memahami kehidupan. Tolong, ingatkan dia bahwa hidup tidak selalu indah. Dia harus belajar kuat dan tetap semangat menjalani kehidupan.
Semoga kamu tidak menyakiti dia meskipun terkadang dia memang menyebalkan. Ya, semua manusia tidak selalu baik. Jadi, aku harap kamu bisa memaklumi sifat-sifat sahabatku yang terkadang aneh itu.

Beberapa kalimat tidak bisa dirangkai dengan kata. Semua terasa kelu di lidah. Apa lagi yang hendak diucap? Seorang yang aku anggap sahabat meninggalkanku dan menemui orang yang baru. Aku bingung dan mencoba memahami posisiku. Aku mencoba untuk ikhlas dengan apa yang telah terjadi. Dan kini, semoga kamu berbahagia bersama teman barumu.

[the_ad_group id=”54″]