[the_ad_group id=”54″]

 

Aku mencoba untuk memejamkan mataku, mencoba untuk menghilangkan pikiran-pikiran yang terus menghantuiku, aku ingin tenang.

Benarkah?

Apakah yang sedang kurasakan ini benar adanya? Apakah aku benar mencintai dua orang sekaligus dalam waktu yang bersamaan?

Mungkin orang-orang akan bilang bahwa aku hanya bingung dengan perasaanku ini, tetapi aku benar-benar menyukai mereka. Ya, aku yakin.

Di dalam mitologi Yunani kuno, ada seorang dewi yang sangat cantik bernama Aphrodite.  Kamu tahu? Dia tidak hanya mencintai satu lelaki. Dia bisa mencintai banyak lelaki. Jika begitu, salahkah aku dengan perasaan ini?

Aku bisa menyukai 4 pasang mata itu sekaligus. Mereka begitu meneduhkan hatiku, aku tidak bisa memilih, aku benar-benar mencintai mereka dalam satu hati. Apakah mencintai sepert itu termasuk dosa? Apakah aku salah dengan perasaan ini?

Aku mencintai dua hati. Iya, kamu tidak salah baca. Aku mencintai dua hati.
Aku mencintai dua orang yang bagaimana entah tidak aku jelaskan. Aku menikmati perasaanku seperti ini. Aku tidak tahu akhir kisah ini, akan tetapi untuk sekarang hanya rasa cintalah yg ku rasakan.

Tolong, jangan salahkan aku. Kamu tidak akan pernah mengerti bagaimana rasanya. Kamu tidak berada di posisiku. Jadi, aku harap kamu jangan selalu menyalahkanku.

Jik kamu katakana aku harus memilih, entahlah aku juga bingung. Mana yang benar-benar akan aku pilih atau aku tinggalkan? Sejuta pertanyaan terbenam di kepalaku.

Bila waktunya memang telah tiba. Pilihan berada di depanku, aku tidak tahu apa yang aku lakukan. Karena yang aku tahu bahwa aku mencintai mereka, ya, seperti itu.

Jangan sebut aku egois. Aku tidak berencana memiliki mereka berdua. Aku tidak berniat selingkuh! Itu beda!

Benar kata pepatah, cinta itu rumit. Kita tidak pernah mengerti alur percintaan. Jutaan puisi cinta sudah tercipta, namun apakah sebenarnya itu cinta?

Aku tidak berniat menyakiti seorang pun, aku tidak mungkin menyakiti orang yang aku cintai. Aku hanya ingin mengutarakan perasaanku ini. Aku hanya ingin jujur tentang isi hatiku. Dan sekarang, ku harap kamu tau.

[the_ad_group id=”54″]