Pesan Dan Kesan Yang Berirama

Perpisahan tidak akan pernah mudah. Pamit tidak akan pernah terasa menyenangkan. Air mata sebagai suatu bukti bahwa ini semua adalah kegagalan. Air mata terus jatuh bahkan ketika aku mencoba untuk menahannya. Hal yang baik dari pamit dan perpisahan adalah harapan bahwa setelah ini kita semua akan menjalani hidup normal kembali dan saling memaafkan. Dalam diam aku mendoakan dan menginginkan semua keputusan yang telah diambil adalah hal yang terbaik bisa aku lakukan saat ini.  Dalam perjalanan mengambil keputusan tentunya tidak mudah, aku bergulat dengan diriku sendiri, dan akhirnya aku menentukan pilihan tersebut.

Aku melihatmu dengan kehidupan yang sudah lengkap. Meskipun, sebenarnya aku tahu bahwa aku tidak pernah benar-benar ada di dalam kehidupanmu karena aku menyadari posisiku saat ini. Aku tidak pernah menjadi bagian dalam kehidupanmu. Sulit rasanya mengetahui bahwa kamu sudah bersama yang lain, namun, bahagiamu akan menjadi keyakinanku bahwa kamu telah baik-baik saja di sana. Menatapmu dari kejauhan, mendoakanmu sebaik-baiknya sebagai seorang teman, berharap bahwa kisah ini akan berakhir indah.

Untuk kamu yang sudah memilikinya, aku harap kamu dapat menjaganya dengan baik. Dia sangat pantas untuk dibahagiakan, dia adalah perempuan yang pantas untuk selalu kamu perjuangkan. Kelak, senyumannya akan menjadi cerita yang tidak pernah kamu lupakan. Dia adalah obat yang tidak bisa kamu temukan di apotek mana pun, dia adalah gadismu.

Untuk kamu yang sudah memilikinya, aku harap kamu tidak melukai hatinya. Air matanya yang keluar terasa begitu menyakitkan, dia gadis yang kuat akan tetapi kamu tidak akan pernah tega melihat air mata tersebut. Jaga dia sebaik mungkin, dia adalah gadis yang membuat kamu akan menangis ketika kehilangan dirinya. Dia adalah gadis yang pantas untuk menuliskan sebuah cerita kehidupan.