Rindu Yang Sulit Terucap !!!

Hai, kamu. Seseorang yang saat ini sedang aku rindukan. Entah mengapa belakangan ini aku sangat ingin bertemu dengan mu. Aku tau, aku yang mengakhiri. Namun, kenyataan nya aku tidak bisa berbohong. Kenyataan yang harus aku terima saat ini adalah, ketika aku masih berharap kamu bisa berubah dan kembali pada ku.

Memang saat itu aku sudah terlalu muak dan lelah sekali. Mengapa selalu aku yang harus selalu ngertiin kamu? Mengapa selalu aku yang merasa berjuang sendirian di hubungan yang berat sebelah ini? Aku muak sekali, Sangat.

Jujur, pada saat aku mengucapkan perpisahan, rasanya berat sekali. Rasanya hati ku ingin tetap berada di sisimu. Rasanya hati ku ingin terus merasakan nyaman setiap dekat kamu. Rasanya tubuh ku ingin terus merasakan hangatnya dekapanmu. Rasanya aku ingin sekali terus di genggam oleh tangan yang bisa membuatku aman. Namun, kenyataannya hati dan pikiran tidak sejalan.

Pikiran ku yang terus memikirkan semua kesalahanmu hingga membuatku berfikir bahwa perjuangan ku selama ini merasa sia sia. Sebenarnya, sudah sejak lama aku lelah memendam semuanya. Aku lelah selalu menangisi sifat buruk mu. Tapi, pada saat itu hati ku selalu bilang “tunggu, aku hanya ingin tau seberapa kuat hati ini bisa menghadapi sifat mu”. Aku tau sebenarnya itu hanya buang – buang waktu saja.

Dalam situasi seperti ini, membuat kita juga tidak sejalan lagi. Sudah tidak satu pemikiran lagi. Selalu saja ada keributan yang muncul tiap harinya. Bahkan sampai lost kontak berhari hari, yang membuat ku yakin untuk menyudahi hubungan ini.

4 bulan kita belom bertemu, kamu apa kabar? Setiap aku melihat foto – foto mu di Social Media, membuat hati ini sangat teriris. Entah ini aku yang jahat atau dirimu yang tidak pernah mengerti akan diriku?

Aku masih ingat sekali genggaman pertama mu. Aku juga masih ingat saat kamu memutuska untuk menjadikan ku pasangan mu saat itu. Genggaman mu saat itu sangat membuat ku yakin bahwa kamu yang terbaik saat itu. Namun, aku salah mengartikan.

Jujur, saat ini aku sangat sekali ingin sekali mendengar suara mu memanggil nama ku dengan sebutan “Sayang”. Ingin sekali aku kembali pada waktu itu. Namun, saat ini aku sedang benar benar lelah.

Yang aku bisa lakukan hanyalah berdoa. Terus berdoa yang terbaik untuk dirimu dan kita. Jika aku diberikan waktu sekali lagi untuk mengulang masa itu, aku ingin sekali merubah kisah yang tidak baik itu menjadi indah.

Pertemuan kita memang singkat, tapi aku ingin berterimakasih. Karena selama 1 tahun kamu sudah bisa menerima aku apa adanya. Sudah bisa melindungi. Kalau waktu bisa diulang, aku ingin sekali memperbaiki semua celah yang ada di hubungan ini.

Semoga kamu bisa menemukan seseorang yang bisa sabar menghadapi sifat kamu yaaa..

Jaga dirimu, jangan sampai sakit. Bagaimana pun, aku ingin kamu tetap sehat dan tetap ada di bumi. Karena, hanya dengan itu yang bisa membuat ku merasa bahagia. Merasa bahagia, ketika kamu masih berada di bumi.