[the_ad_group id=”54″]

Jarak membentangkan asa yang meronta

Wajah tak bertatap seakan sewindu tak bertemu

Hanya kata yang bertaut dalam kerinduan

Kau sang pengembara penjerat hatiku

Ingin aku membelai parasmu

Menggenggam erat tanganmu

Merebahkan kepala di pundakmu

Menyakinkan kau ada untukku

 

Kutitipkan rindu pada rembulan

Kutitip salam pada dedaunan

Berharap esok berjalan beriringan

Bersama menatap masa depan

 

Hubungan jarak jauh atau Long Distance Relationship (LDR) merupakan salah satu hubungan yang cukup rumit, menyita pikiran dan menggalaukan  perasaan. Tidak semua orang dapat bertahan dalam kondisi yang terpisah jarak ratusan hingga ribuan kilometer. Hal ini disebabkan karena sulitnya komunikasi yang terjadi dari kedua belah pihak.

Kendala yang banyak dihadapi adalah masalah komunikasi. Sinyal dari provider kartu telepon yang kadangkala tidak mendukung, membuat komunikasi sering delay atau terputus secara tiba-tiba. Dan rasa rindu akan kembali menjalar merasuki relung-relung jiwa.

Walaupun teknologi semakin hari semakin canggih dan berkembang, hingga video call dapat dilakukan, namun tidak serta merta dapat mengobati kerinduan. Bertemu secara langsung tentu akan membuat perasaan lebih nyaman dan tentram.

Ketika berkomunikasi tanpa bertatap muka sering kali terjadi kesalahan pahaman. Hal yang dibahas melalui  chat sering menimbulkan pemahaman yang berbeda. Hal ini disebabkan melakukan chat tidak akan melihat ekspresi  wajah secara langsung. Bisa saja obrolan di chat menyatakan baik baik saja, namun kenyataannya pasangan kita sedang menghadapi kondisi yang kurang menyenangkan.

Dibutuhkan kesabaran yang ekstra dalam melakukan hubungan jarak jauh. Lakukan komunikasi yang intens, selalu sapa dirinya yang terbentang jarak. Jalin selalu komunikasi dengan kesabaran, karena bisa jadi perbedaan  waktu menjadi salah satu kendala. Ketika Anda ingin mengobrol melepas rindu bisa jadi pasangan Anda sedang sibuk atau hendak tidur karena perbedaan waktu yang berbeda beberapa jam. Oleh karena itu, diperlukan waktu yang tepat untuk berkomunikasi.

Turunkan sedikit rasa egois. Jangan selalu  ingin menang sendiri. Anda harus memahami kondisi pasangan yang mungkin kelelahan beraktivitas atau sedang berada pada tingkat stres yang tinggi. Anda jangan terlalu banyak menuntut ingin diperhatikan. Sebaliknya, berikanlah perhatian dan kasih sayang yang lebih banyak.

Kejujuran merupakan hal utama dari sebuah hubungan. Tanpa dilandasi kejujuran, bagaikan pondasi bangunan indah  yang rentan untuk hancur. Jujurlah kepada pasangan Anda. Anda tentu juga akan merasa sangat kecewa ketika dibohongi bukan? Demikian juga dengan belahan jiwa Anda.

Godaan selalu datang menerpa, Anda tidak akan pernah tahu ketika rasa nyaman hadir dari orang ketiga.  Oleh karena itu berikanlah perhatian dan kasih sayang yang lebih banyak. Ketika perasaan nyaman datang diantara Anda dan pasangan maka orang ketiga  akan lebih sulit untuk masuk. Bentengi diri dari sang penggoda yang siap mengintai hubungan Anda.

Menjaga komitmen adalah tugas bersama bukan hanya tugas dari salah satu pihak.  Bangunlah kepercayaan dan kesetiaan. Lakukan mulai dari hal-hal kecil. Jangan sekali-kali mencoba mencari kesenangan dengan cara iseng-iseng. Ketika Anda terjerat karena keisengan tersebut, bisa jadi berakibat fatal. Bisa jadi perhatian iseng yang Anda berikan pada orang lain ditafsirkan berbeda. Ketika Anda ingin menghentikan permainan Anda semua  sudah terlambat, bagai terjerat jaring laba-laba yang melekat erat.

Terakhir dan yang paling utama,  Anda harus banyak berdoa karena jodoh telah digariskan oleh Sang Maha Pencipta. Berdoalah agar selalu  diberikan jalan untuk dapat selalu bersama menjaga kesetiaan. Tetap berusaha dan berdoa semoga dia adalah pemilik hatimu yang sejati.

[the_ad_group id=”54″]