Untuk kamu yang perna ada disisiku

Untuk kamu yang di sana,

Aku tau menulis kata maaf ini tidak langsung menghapus semua kesalahanku. Hanya saja kali ini aku ingin mencoba untuk menulis tentang permintaan maafku, semoga ini berguna.

Aku minta maaf kepadamu.
Atas segala kesalahan, emosi, dan kata-kata mungkin yang pernah menyakitimu. Jujur, aku benar-benar menyesalinya. Tidak pernah sekalipun aku pungkiri bahwa aku pernah menyakitimu, semua perbuatan itu memang aku lakukan. Aku tidak menyangkal dan mencoba untuk mengelak, aku mencoba bersikap gentleman: mengakui kesalahan.

Semua pertengkaran yang pernah kita lalui, jika pernah aku keterlaluan, aku mohon maaf. Emosi kadang membuatku tidak terkontrol, aku sedang belajar untuk mengendalikannya lebih baik. Aku mencoba untuk berubah sekarang, mencoba untuk menjadi seseorang yang tidak mudah marah dan memahami kesalahanku.

Bukanlah sesuatu yang mudah untuk kita melalui hubungan kemarin. Duka, air mata, pertengkaran pasti pernah ada, tapi aku memahami itu hanya sebuah fase saja. Selebihnya mari kita bersama belajar untuk tidak menyakiti pasangan.

Aku selalu berdoa semoga kamu bahagia di sana. Menjalani hidup dengan penuh semangat dan keyakinan. Jika suatu saat kamu lelah, jangan berhenti, tapi istirahatlah sebentar. Aku tahu kamu adalah perempuan yang kuat. Ketika bersamaku, maaf jika aku belum bisa selalu ada untukmu, namun jujur aku selalu mendukungmu dan berusaha untuk menempatkan kamu di segala prioritas ini.

Sekali lagi maaf,
Tentu banyak kesalahan yang aku perbuat dan tidak dapat kukatakan satu per satu, bahkan mungkin ada yg terlawatkan dan terlupakan bagiku. Hanya saja tulisan ini benar dari perasaanku bahwa aku ingin meminta maaf padamu. Tentang semua kesalahan yang pernah aku lakukan. Semua kesalahanku yang sengaja maupun tidak disengaja.

Semua kenangan yang pernah kita ciptakan, semoga yang membekas diingatanmu hanyalah kebaikan kita berdua. Jika ada yang buruk, perlahan cobalah untuk melupakannya, karena hidup di bayang-bayang yang buruk tidaklah tenang.  Semua cerita manis yang kita lewati, ku harap kamu akan menemukan cerita seperti itu di lain hari. Hanya saja untuk kisah kita ini: aku minta maaf.